PROMO IMLEK KLIKHOMES

PROMO IMLEK KLIKHOMES
NIKMATI PROMO INI, WAKTU TERBATAS

Related Post

Cluster Arimbi MAS

Arimbi MAS Cluster

Sebuah hunian yang pantas menjadi pilihan, terletak di Tangerang Selatan dengan lingkungan yang asri, aman, strategis dan tenang. Sebuah suasana yang sulit di dapat, Arimbi MAS menghadirkannya dalam konsep Cluster.

  • Lokasi strategis di pusat pertumbuhan BSD -BINTARO - PAMULANG.
  • Kota Tangerang Selatan.
  • Akses Mudah ke BSD, BINTARO, CIPUTAT, LEBAK BULUS, PONDOK INDAH.
  • 5 Menit ke Tol BSD, BINTARO.
  • 15 Menit ke Pondok Indah.
  • Angkutan Umum dan Rumah Sakit 24 Jam.
  • Disekitar Lokasi banyak Fasilitas Umum & Sosial.
  • Bebas Banjir.
Jadilah Orang pertama yang memiliki Hunian Asri di Selatan Jakarta, Tersedia 2 Model Hunian yang bisa menjadi pilihan Anda. Dengan Lokasi yang strategis (dekat dengan pusat perbelanjaan, Universitas dan rumah sakit) membuat Arimbi Mas sangat mendukung aktifitas anda.

Flamboyan
LB. 39 / LT. 72
________________________________

Cempaka
LB. 48 / LT. 96

Angkat Telp anda sekarang juga!!!

(021) 7003 7858 / 741 3645
9156 2252 / 9404 3773 / 9546 4443

Hubungi bagian marketing kami untuk mendapatkan info lebih lengkap
Seputar Arimbi MAS Cluster


PETA LOKASI

Jl. Arimbi - Pondok Benda, Pamulang II - Tangerang Selatan

Struktur Bangunan Tahan Gempa. Part. 1

Perencanaan bangunan rumah dan bangunan gedung yang dimuat dalam pedoman teknis ini mempertimbangkan:

  • Kondisi alam (termasuk keadaan geologi dan geofisik yang digambarkan oleh peta gempa pada Gambar 1), kondisi teknik, dan keadaan ekonomi pada suatu daerah dimana bangunan gedung dan rumah ini akan dibangun,
  • Standar Nasional Indonesia (SNI) yang terkait dengan perencanaan struktur bangunan rumah dan gedung, seperti SNI-SNI yang tercantum dalam butir 1.2 Acuan Normatif dari pedoman teknis ini.
  • Kerusakan-kerusakan akibat gempa bumi yang pernah terjadi pada rumah dan gedung dari hasil penelitian yang telah dilakukan di Indonesia.

Sistem struktur untuk bangunan gedung dan rumah tinggal pada umumnya hanya mengunakan dua macam sistem struktur, yaitu:

  1. Struktur dinding pemikul.
  2. Struktur rangka pemikul yang terdiri dari struktur rangka sederhana dengan dinding pengisi untuk menahan beban lateral (beban gempa) secara bersama-sama, dan struktur rangka balok dan kolom kaku untuk menahan beban lateral (dinding pengisi tidak diperhitungkan memikul beban).

Kadar kecocokan sistem struktur terhadap gempa yang dinyatakan:

Sangat cocok, bila bangunan gedung dan rumah dibuat dengan mengunakan sistem struktur rangka kaku, baik menggunakan bahan beton bertulang, baja, dan kayu dengan perkuatan silang. Bangunan gedung dan rumah tinggal yang dibangun dengan sistem struktur ini memberikan karakteristik berat bangunan ringan dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap beban gempa.

Cukup cocok, bila bangunan gedung dan rumah dibuat dengan mengunakan sistem struktur rangka sederhana dengan dinding pengisi, baik rangka yang dibuat dari bahan kayu maupun beton bertulang dengan dinding pengisi dari bahan bata merah atau batako. Bangunan gedung dan rumah tinggal yang dibangun dengan sistem struktur ini memberikan karakteristik : berat bangunan sedang; daya tahan sedang terhadap beban gempa; dan memiliki daktilitas sedang.

Kurang cocok, bila bangunan gedung dan rumah dibuat dengan menggunakan sistem struktur dinding pemikul: pasangan bata merah tanpa perkuatan tetapi memakai roollag horisontal; pasangan batako tanpa tulangan tetapi memakai roollag horisontal; dan pasangan batu kali dengan roollag horisontal. Bangunan rumah tinggal yang dibangun dengan sistem struktur ini memberikan karakteristik: berat sekali; hanya memiliki sedikit daya tahan terhadap gaya gempa; dan memiliki daktilitas yang kecil.



Tidak cocok, bila bangunan gedung dan rumah dibuat dengan mengunakan sistem struktur dinding pemikul: pasangan bata merah tanpa perkuatan; pasangan batako tanpa tulangan; dan pasangan batu kali. Bangunan gedung dan rumah tinggal yang dibangun dengan sistem struktur ini memberikan karakteristik: berat sekali; hampir tidak memiliki daya tahan terhadap gaya gempa; hampir tidak memiliki daktilitas yang kecil.

Taraf keamanan minimum untuk bangunan gedung dan rumah tinggal yang masuk dalam kategori bangunan tahan gempa, yaitu yang memenuhi berikut ini:

  1. Bila terkena gempa bumi yang lemah, bangunan tersebut tidak mengalami kerusakan sama sekali.
  2. Bila terkena gempa bumi sedang, bangunan tersebut boleh rusak pada elemen-elemen non-struktural, tetapi tidak boleh rusak pada elemen-elemen struktur.
  3. Bila terkena gempa bumi yang sangat kuat, bangunan tersebut tidak boleh runtuh baik sebagian maupun seluruhnya, bangunan tersebut tidak boleh mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki, bangunan tersebut boleh mengalami kerusakan tetapi kerusakan yang terjadi harus dapat diperbaiki dengan cepat sehingga dapat berfungsi kembali.

Ketentuan Umum

Bangunan rumah dan gedung lainnya yang dibuat atau direncanakan mengikuti pedoman teknis ini harus mengikuti ketentuan-ketentuan berikut :

Pondasi

  • Pondasi harus ditempatkan pada tanah keras.
  • Penampang melintang pondasi harus simetris seperti terlihat pada gambar 1:

Gambar 1. Penampang melintang batu kali

  • Harus dihindarkan penempatan pondasi pada sebagian tanah keras dan sebagian tanah lunak. (Gambar 2)

Gambar 2. Pondasi menerus yang diletakkan pada sebagian

tanah keras dan sebagian tanah lunak.

  • Sangat disarankan menggunakan pondasi menerus, mengikuti panjang denah bangunan, seperti ditunjukan oleh Gambar 3.

Gambar 3. Pondasi menerus


  • Pondasi dibuat menerus pada kedalaman yang sama, pondasi bertangga seperti ditunjukan oleh gambar 5 berikut tidak diperkenankan.

Gambar 4. Pondasi bertangga yang tidak diperkenankan

  • Bila digunakan pondasi setempat/umpak, maka masing-masing pondasi setempat tersebut harus diikat satu dengan lainnya secara kaku dengan balok pengikat.

Gambar 5. Detail balok pengikat untuk pondasi umpak/setempat

  • Penggunaan pondasi pada kondisi tanah lunak dapat digunakan pondasi pelat beton atau jenis pondasi alternatif lainnya.

Gambar 6. Pondasi pelat dari beton bertulang

Gambar 7. Pondasi rakit dari kayu


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More